35 Weton Jawa Lengkap: Arti, Watak, Neptu, Jodoh dan Rezeki

Update terakhir: 1 Juni 2026
35 Weton Jawa

35 Weton Jawa Lengkap

Dalam kalender Jawa, ada 35 kombinasi weton yang terbentuk dari perpaduan tujuh hari (Senin–Minggu) dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Masing-masing menghasilkan karakter tersendiri — tidak ada yang sama persis, meskipun neptunya bisa identik.

Halaman ini adalah referensi master untuk seluruh 35 weton Jawa — mencakup neptu, kategori karakter umum berdasarkan Panca Suda, ringkasan watak, dan tautan ke pembahasan lebih mendalam untuk setiap weton.


Apa Itu Weton dan Mengapa Penting

Weton adalah kombinasi hari lahir dalam kalender Masehi (Senin–Minggu) dengan hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Karena siklus tujuh hari dan lima hari bertemu setiap 35 hari sekali, ada tepat 35 kombinasi weton yang mungkin — tidak lebih, tidak kurang.

Setiap orang lahir pada salah satu dari 35 weton ini, dan dalam tradisi Jawa, weton kelahiran menjadi “tanda tangan kosmologis” yang digunakan untuk membaca karakter, mencari kecocokan jodoh, menentukan hari baik, dan memahami perjalanan rezeki.

Yang membuat weton berbeda dari sistem horoskop biasa adalah dasarnya yang sangat konkret: dua nilai numerik yang dijumlahkan, menghasilkan angka yang kemudian dibaca dalam sistem makna yang sudah sangat terstruktur.


Dasar Perhitungan: Tabel Neptu Hari dan Pasaran

Sebelum membaca daftar 35 weton, penting memahami dari mana angka-angka itu berasal.

Neptu Hari (Saptawara)

HariNeptu
Minggu5
Senin4
Selasa3
Rabu7
Kamis8
Jumat6
Sabtu9

Neptu Pasaran (Pancawara)

PasaranNeptu
Legi5
Pahing9
Pon7
Wage4
Kliwon8

Neptu weton = neptu hari + neptu pasaran. Dari kombinasi ini, rentang neptu weton adalah 7 (Selasa Wage: 3+4) hingga 18 (Sabtu Pahing: 9+9).


Sistem Panca Suda: Membaca Kualitas dari Neptu

Panca Suda adalah metode primbon yang membagi neptu weton dengan 5, lalu membaca sisa pembagiannya sebagai indikator karakter dan kualitas hidup umum.

SisaNamaMakna Umum
1SriRezeki, kemakmuran, mudah sandang pangan
2LungguhKedudukan, dihormati, berpengaruh
3GedhongKekayaan, keberlimpahan materi
4LaraUjian, proses pembentukan karakter
0PatiPerlu kehati-hatian, butuh keseimbangan

Ini adalah salah satu lapisan pertama dalam membaca weton — bukan satu-satunya, tapi fondasi yang paling sering digunakan.


Tabel Lengkap 35 Weton Jawa

Tabel berikut memuat seluruh 35 kombinasi weton dengan neptu dan kategori Panca Suda masing-masing, diurutkan per hari dari Senin hingga Minggu.

NoWetonNeptuPanca SudaKarakter Umum
1Senin Legi9Lara (4)Pekerja keras, tekun, sering menghadapi ujian
2Senin Pahing13Gedhong (3)Ambisius, berpotensi makmur, tegas
3Senin Pon11Sri (1)Murah rezeki, ramah, disenangi banyak orang
4Senin Wage8Gedhong (3)Sabar, hemat, fondasi hidup yang kuat
5Senin Kliwon12Pati (0)Karismatik, spiritual, butuh keseimbangan
6Selasa Legi8Gedhong (3)Mandiri, gigih, tidak mudah menyerah
7Selasa Pahing12Pati (0)Kreatif, unik, punya cara berpikir berbeda
8Selasa Pon10Pati (0)Tekun, hati-hati, perlu kehati-hatian ekstra
9Selasa Wage7Lungguh (2)Sederhana, bijak, dihormati dalam komunitas
10Selasa Kliwon11Sri (1)Peka, intuitif, mudah mendapat rezeki
11Rabu Legi12Pati (0)Analitik, cermat, perlu menjaga keseimbangan
12Rabu Pahing16Sri (1)Kuat, berpengaruh, potensi rezeki besar
13Rabu Pon14Lara (4)Dalam, reflektif, karakter terbentuk dari ujian
14Rabu Wage11Sri (1)Selaras, harmonis, baik untuk hubungan
15Rabu Kliwon15Pati (0)Spiritual, kuat, butuh arah yang jelas
16Kamis Legi13Gedhong (3)Berbudi luhur, dermawan, potensi makmur
17Kamis Pahing17Lungguh (2)Berkuasa, berpengaruh, dihormati
18Kamis Pon15Pati (0)Kuat tekad, perlu kehati-hatian dalam bertindak
19Kamis Wage12Pati (0)Stabil, konsisten, butuh keseimbangan batin
20Kamis Kliwon16Sri (1)Istimewa, spiritual, potensi rezeki dan kedudukan
21Jumat Legi11Sri (1)Berkah, lembut, disenangi, mudah rezeki
22Jumat Pahing15Pati (0)Kuat, determinasi tinggi, perlu keseimbangan
23Jumat Pon13Gedhong (3)Makmur, sosial, berpotensi kaya
24Jumat Wage10Pati (0)Sabar, tenang, perlu menjaga fokus
25Jumat Kliwon14Lara (4)Dalam, spiritual, karakter kuat dari proses
26Sabtu Legi14Lara (4)Tangguh, tidak mudah goyah, belajar dari ujian
27Sabtu Pahing18Gedhong (3)Neptu tertinggi, berpotensi kaya dan berpengaruh
28Sabtu Pon16Sri (1)Kuat dan makmur, fondasi hidup yang solid
29Sabtu Wage13Gedhong (3)Pekerja keras, konsisten, berpotensi makmur
30Sabtu Kliwon17Lungguh (2)Berwibawa, dihormati, pengaruh kuat
31Minggu Legi10Pati (0)Optimistis, terbuka, perlu hati-hati dalam keputusan
32Minggu Pahing14Lara (4)Kuat dari ujian, mandiri, karakter yang dalam
33Minggu Pon12Pati (0)Hangat, sosial, butuh keseimbangan emosi
34Minggu Wage9Lara (4)Sabar, tekun, rezeki datang dari proses panjang
35Minggu Kliwon13Gedhong (3)Karismatik, berpotensi makmur, punya daya tarik

Distribusi Neptu: Pola yang Menarik

Dari 35 weton, berikut distribusi nilai neptunya:

NeptuJumlah WetonWeton
71Selasa Wage
82Senin Wage, Selasa Legi
92Senin Legi, Minggu Wage
102Selasa Pon, Jumat Wage, Minggu Legi
114Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi
125Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage, Minggu Pon
135Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage, Minggu Kliwon
143Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi, Minggu Pahing
153Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing
162Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon
172Kamis Pahing, Sabtu Kliwon
181Sabtu Pahing

Pola distribusinya membentuk kurva yang menarik — neptu sedang (11–13) paling banyak, neptu ekstrem (7 dan 18) paling jarang. Ini mencerminkan bagaimana alam semesta dalam filosofi Jawa cenderung ke keseimbangan.


Weton dengan Neptu Tertinggi dan Terendah

Neptu Tertinggi: Sabtu Pahing (18)

Sabtu Pahing adalah satu-satunya weton dengan neptu 18 — nilai tertinggi yang bisa dicapai dalam seluruh sistem weton. Dalam primbon, ini bukan berarti “paling beruntung” secara otomatis, tapi lebih kepada weton dengan “bobot” terbesar — potensi yang paling besar, ke arah mana pun.

Panca Suda: Gedhong (3) — keberlimpahan materi.

Neptu Terendah: Selasa Wage (7)

Selasa Wage adalah satu-satunya weton dengan neptu 7 — nilai terendah. Ironisnya, Panca Sudanya jatuh pada Lungguh (2) — kedudukan dan kehormatan. Ini contoh menarik dari cara primbon bekerja: angka kecil tidak berarti nasib kecil.


Weton-Weton yang Sering Disebut Istimewa

Weton-Weton yang Sering Disebut Istimewa

Beberapa weton dalam tradisi Jawa mendapat perhatian khusus — bukan karena lebih baik dari yang lain, tapi karena memiliki karakteristik yang paling sering dibicarakan dalam primbon.

Jumat Kliwon (Neptu 14)

Salah satu weton yang paling dikenal dan paling sering dicari dalam primbon. Perpaduan Jumat yang dianggap berkah dalam tradisi Islam-Jawa dengan Kliwon yang dianggap sebagai puncak siklus pasaran menghasilkan weton dengan bobot spiritual yang kuat.

Panca Suda: Lara (4) — perjalanan hidup yang penuh proses pembentukan, bukan kemudahan instan. Panduan lengkap tersedia di artikel Mengenal Weton Jumat Kliwon.

Sabtu Pahing (Neptu 18)

Neptu tertinggi dari semua weton. Dalam primbon sering dikaitkan dengan karakter yang kuat, potensi materi yang besar, dan kepribadian yang tidak mudah diabaikan. Tapi dengan bobot besar juga datang tanggung jawab besar.

Kamis Kliwon (Neptu 16)

Kombinasi Kamis dengan neptu tinggi (8) dan Kliwon (8) menghasilkan salah satu weton yang paling sering direkomendasikan untuk hari baik pernikahan dan kepindahan. Panca Suda: Sri (1) — rezeki dan kemakmuran.

Rabu Kliwon (Neptu 15)

Rabu memiliki neptu tertinggi di antara semua hari (7), dikombinasikan dengan Kliwon (8). Hasilnya adalah weton yang dalam beberapa tradisi dianggap paling “kuat” dari sisi karakter batin. Panca Suda: Pati (0) — butuh keseimbangan dan kehati-hatian.

Selasa Kliwon (Neptu 11)

Meskipun neptunya tergolong sedang, Selasa Kliwon sering disebut dalam tradisi Jawa sebagai weton yang istimewa. Panca Suda: Sri (1) — rezeki yang mengalir. Dalam beberapa versi primbon, Selasa Kliwon dikaitkan dengan intuisi yang tajam dan kepekaan spiritual yang tinggi.


Cara Membaca Weton Lebih Dalam: Lebih dari Sekadar Neptu

Satu kesalahan umum dalam membaca weton adalah menyamakan weton berdasarkan neptu saja. Contoh: Senin Pon (neptu 11), Selasa Kliwon (neptu 11), Rabu Wage (neptu 11), dan Jumat Legi (neptu 11) semuanya berneptu 11 — tapi karakternya sangat berbeda.

Ini karena neptu hanya satu lapisan dari sistem primbon. Ada beberapa dimensi lain yang juga dibaca:

Karakter hari — setiap hari punya sifat tersendiri terlepas dari neptunya. Rabu dengan neptu tertinggi (7) punya karakter yang berbeda dari Kamis meskipun neptunya mirip. Senin dikaitkan dengan kesabaran dan ketenangan. Selasa dengan ketegasan dan keberanian. Rabu dengan kecerdasan dan analisis.

Karakter pasaran — Legi dikaitkan dengan kemanisan dan kelancaran. Pahing dengan kekuatan dan ketegasan. Pon dengan keseimbangan. Wage dengan kesederhanaan. Kliwon dengan kedalaman spiritual.

Interaksi antara hari dan pasaran — inilah yang membuat setiap weton benar-benar unik. Ketegasan Selasa bertemu Kliwon yang dalam menghasilkan karakter yang berbeda dari ketegasan Selasa yang bertemu Legi yang manis.


Kecocokan Jodoh: Sistem yang Lebih Kompleks dari Sekadar Cocok-Tidak Cocok

Kecocokan jodoh dalam primbon dihitung bukan dari weton masing-masing secara terpisah, tapi dari jumlah neptu kedua pasangan yang kemudian dibagi 7.

SisaKategoriMakna
1PegatBanyak konflik, rawan bercerai
2RatuSangat harmonis, disegani
3JodohCocok, saling melengkapi
4TopoBerat di awal, bahagia di akhir
5TinariRezeki melimpah bersama
6PaduSering dinamis tapi tidak bercerai
0SujananPerlu kehati-hatian ekstra

Yang sering disalahpahami: tidak ada pasangan yang “pasti” bercerai hanya karena hasil Pegat. Hasil yang kurang baik bisa diimbangi dengan pemilihan tanggal pernikahan yang tepat dan kesiapan keduanya. Primbon memberikan panduan, bukan vonis.

Untuk menghitung kecocokan jodoh secara spesifik berdasarkan weton masing-masing, panduan lengkapnya tersedia di artikel Cara Menghitung Kecocokan Weton Jodoh Jawa.


Rezeki dan Perjalanan Hidup: Dibaca dari Kombinasi, Bukan Angka Semata

Rezeki dan Perjalanan Hidup 35 weton jawa

Perjalanan rezeki dalam primbon tidak dibaca dari neptu saja. Ada sistem yang lebih lengkap yang mempertimbangkan:

Lakuning Lintang — “jalannya bintang” — sistem dalam primbon Jawa yang mengklasifikasikan setiap weton ke dalam kelompok berdasarkan pergerakan bintang. Ada 7 lakuning lintang, masing-masing membawa karakteristik rezeki yang berbeda: Lintang Magelaran, Lintang Lokasari, Lintang Jong Biru, dan seterusnya.

Panca Suda — seperti yang sudah dibahas di atas, ini memberikan gambaran umum tentang kecenderungan rezeki.

Wuku kelahiran — siklus 7 hari dalam sistem pawukon yang berbeda dari weton. Wuku seseorang juga mempengaruhi pembacaan rezeki dan karakter dalam primbon yang lebih detail.

Untuk pembahasan mendalam tentang rezeki per weton, setiap artikel weton spesifik di bawah membahas ini lebih terperinci.


Ringkasan Karakter Per Hari

Sebelum masuk ke daftar artikel per weton, berikut ringkasan karakter dominan berdasarkan hari — ini membantu memahami “warna dasar” setiap weton.

HariKarakter DominanCatatan
SeninSabar, tenang, konsistenDikaitkan dengan bulan dan siklus yang teratur
SelasaTegas, berani, mandiriDikaitkan dengan kekuatan dan keberanian
RabuCerdas, analitik, dalamNeptu tertinggi — paling “berat” secara intelektual
KamisBijak, dermawan, berpengaruhDikaitkan dengan kebijaksanaan dan kepemimpinan
JumatLembut, berkah, disenangiDimensi spiritual Islam memperkuat karakter ini
SabtuKuat, ambisius, tahan bantingNeptu tertinggi — paling “berat” secara materi
MingguOptimistis, terbuka, sosialDikaitkan dengan cahaya dan keterbukaan

Daftar Artikel Lengkap Per Weton

Setiap weton memiliki artikel tersendiri yang membahas secara mendalam: watak dan kepribadian pria/wanita, kelebihan dan kelemahan, perjalanan rezeki, bidang usaha yang cocok, kecocokan jodoh dengan semua weton lain, dan cara memaksimalkan potensi.

Weton Senin

  • Senin Legi — segera tersedia
  • Senin Pahing — segera tersedia
  • Senin Pon — segera tersedia
  • Senin Wage — segera tersedia
  • Senin Kliwon — segera tersedia

Weton Selasa

  • Selasa Legi — segera tersedia
  • Selasa Pahing — segera tersedia
  • Selasa Pon — segera tersedia
  • Selasa Wage — segera tersedia
  • Selasa Kliwon — segera tersedia

Weton Rabu

  • Rabu Legi — segera tersedia
  • Rabu Pahing — segera tersedia
  • Rabu Pon — segera tersedia
  • Rabu Wage — segera tersedia
  • Rabu Kliwon — segera tersedia

Weton Kamis

  • Kamis Legi — segera tersedia
  • Kamis Pahing — segera tersedia
  • Kamis Pon — segera tersedia
  • Kamis Wage — segera tersedia
  • Kamis Kliwonsegera tersedia

Weton Jumat

Weton Sabtu

  • Sabtu Legi — segera tersedia
  • Sabtu Pahing — segera tersedia
  • Sabtu Pon — segera tersedia
  • Sabtu Wage — segera tersedia
  • Sabtu Kliwon — segera tersedia

Weton Minggu

  • Minggu Legi — segera tersedia
  • Minggu Pahing — segera tersedia
  • Minggu Pon — segera tersedia
  • Minggu Wage — segera tersedia
  • Minggu Kliwon — segera tersedia

FAQ – 35 Weton Jawa

Berapa jumlah weton dalam kalender Jawa?

Ada tepat 35 weton dalam kalender Jawa — hasil dari perpaduan 7 hari (Senin–Minggu) dengan 5 pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Karena 7 × 5 = 35, kombinasi ini membentuk siklus 35 hari yang disebut selapan, di mana weton seseorang berulang setiap 35 hari sekali.

Weton mana yang neptunya paling tinggi?

Sabtu Pahing adalah weton dengan neptu tertinggi — 18, hasil dari neptu Sabtu (9) ditambah neptu Pahing (9). Neptu tertinggi bukan berarti paling beruntung secara otomatis, tapi mencerminkan weton dengan “bobot” dan potensi terbesar.

Weton mana yang neptunya paling rendah?

Selasa Wage adalah weton dengan neptu terendah — 7, hasil dari neptu Selasa (3) ditambah neptu Wage (4). Menariknya, dalam Panca Suda, Selasa Wage jatuh pada kategori Lungguh (kedudukan dan kehormatan) — bukti bahwa neptu kecil tidak berarti nasib kecil.

Apakah weton dengan neptu sama memiliki karakter yang sama?

Tidak. Weton dengan neptu yang sama — misalnya Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, dan Jumat Legi yang semuanya berneptu 11 — memiliki karakter yang sangat berbeda karena kombinasi hari dan pasarannya berbeda. Neptu hanya satu lapisan dari pembacaan weton, bukan satu-satunya penentu.

Bagaimana cara mengetahui weton saya?

Weton dihitung dari tanggal lahir dalam kalender Masehi. Cukup konversikan tanggal lahir ke kalender Jawa untuk mengetahui hari dan pasarannya — dari sana weton bisa langsung diketahui. Banyak aplikasi dan kalkulator online yang menyediakan fitur konversi ini secara akurat.

Apakah semua weton bisa dijodohkan?

Dalam primbon, tidak ada pasangan yang mutlak tidak bisa menikah berdasarkan weton. Hasil kecocokan yang kurang baik bisa diimbangi dengan pemilihan tanggal pernikahan yang tepat dan kesiapan kedua pihak. Primbon memberikan panduan dan gambaran, bukan larangan yang absolut.

Weton apa yang dianggap paling istimewa dalam primbon Jawa?

Tidak ada satu weton yang secara universal dianggap “paling istimewa” — setiap weton punya keistimewaannya sendiri. Yang sering disebut dan paling banyak dicari adalah Jumat Kliwon (bobot spiritual), Sabtu Pahing (neptu tertinggi), Kamis Kliwon (sering direkomendasikan untuk hari baik), dan Rabu Kliwon (karakter batin yang kuat).

Tinggalkan komentar